COURAGE – KEBERANIAN

COURAGE

The spirit who has seen the specter of death, cannot be scared by the faces of thieves.

The soldier who has seen the swords glittering over his head and streams of blood under his feet, does not care about the rocks thrown at him by the children on the street.

Kahlil Gibran

KEBERANIAN

Dia yang pernah berdekatan dengan kematian, tak bisa ditakuti oleh sosok pencuri.

Prajurit yang pernah nyaris tertebas kepalanya oleh pedang serta pernah menginjakkan kakinya di genangan darah, tak akan peduli akan batu-batu yang terlontar padanya oleh anak-anak kecil di jalanan.

Apa yang dimaksud dengan keberanian itu sendiri?

Menurut KBBI, keberanian adalah keadaan dimana seseorang mempunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan dan sebagainya. Namun, dari sederet kata-kata Kahlil Gibran diatas, kita bisa tahu bahwa keberanian adalah keadaan yang didapat ketika melakukan sesuatu hal, namun pengalaman yang diperoleh tidak lebih bermakana dari pengalaman-pengalaman sebelumnya. Dengan adanya pengalaman terhadap hal besar, kita tidak lagi merasa takut, ngeri, was-was akan hal-hal kecil dalam hidup. Misalnya dalam proses pendidikan, ada dua orang siswa yang belajar di sekolah, jurusan, dan kelas yang sama — katakanlah A dan B. Namun, B memiliki kelas tambahan di beberapa lembaga kursus. Dengan demikian, B memiliki pengalaman belajar lebih dibanding A. Dengan demikian pula, B memiliki keberanian lebih dari A dalam hal pursuing his study.

Kembali melihat karya indah Kahlil Gibran di atas. Dalam hal translation, menerjemahkan karya sastra tidak bisa menggunakan teknik penerjemahan langsung atau kata per kata. Sebaliknya, free translation atau penerjemahan bebas bisa menjadi alternative-nya. Salah satu contohnya telah disajikan sebelumnya. Berikut juga dapat menjadi referensi:

KEBERANIAN

Jika kau pernah menyaksikan kematian di depan matamu, maka sosok pencuri sekalipun tak bisa menakutimu.

Jika kepalamu pernah nyaris tertebas pedang, serta kakimu pernah terbenam dalam genangan darah, tak kan kau peduli lagi akan batu-batu yang terlontar padamu oleh anak-anak kecil dijalanan.

 

Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat 😎

 Ditulis oleh Mutia Retno Maharti

with the lecturing from Dedi Irwansyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s